<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PreSchool &#124; PlayGroup &#124; Taman Kanak-kanak Islam Darunnajah</title>
	<atom:link href="http://darunnajahkindergarten.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://darunnajahkindergarten.com</link>
	<description>Pendidikan anak usia dini, Taman kanak-kanak islam, Taman kanak-kanak jakarta, TK islam, Playgroup jakarta selatan,  Preschool jakarta selatan,</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Apr 2012 00:00:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hari Kartini</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hari-kartini/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hari-kartini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 00:00:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anank balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anank usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>
		<category><![CDATA[tk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1924</guid>
		<description><![CDATA[Darunnajah Kindergarten, 21/04 Raden Ajeng Kartini adalah salah satu dari sekian banyak pejuang gerakan reformasi pemikiran, pejuang gerakan emansipasi, dan sekaligus pelopor kebangkitan kaum perempuan. Ketika itu, mindset yang berkembang di masyarakat adalah perempuan hanya sebagai kaum terbelakang yang tidak punya kekuatan untuk maju. Di dalam bukunya, Habis Gelap Terbitlah Terang, Kartini menjelaskan cita-cita dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Darunnajah Kindergarten, 21/04</span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/RA-kartini.jpg" rel="lightbox[1924]" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355"><img class="size-medium wp-image-1925 aligncenter" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/RA-kartini-228x300.jpg" alt="" width="228" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com">Raden Ajeng Kartini</a> adalah salah satu dari sekian banyak pejuang gerakan reformasi pemikiran, pejuang gerakan emansipasi, dan sekaligus pelopor kebangkitan kaum perempuan. Ketika itu, mindset yang berkembang di masyarakat adalah perempuan hanya sebagai kaum terbelakang yang tidak punya kekuatan untuk maju.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> Di dalam bukunya, <em><a href="http://darunnajah.com">Habis Gelap Terbitlah Terang</a>,</em> Kartini menjelaskan cita-cita dan gugatannya terhadap diskriminasi kaum perempuan. Membaca buku ini membantu kita memahami betapa diskriminasi yang dilakukan terhadap kaum perempuan masa lalu adalah sebuah refleksi bagi kaum perempuan masa kini. Kartini pun menjadi motivasi bagi perempuan Indonesia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> Seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit cita-cita <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Kartini</a> pun terwujud. Setelah era Kartini, kaum perempuan semakin menunjukan kemajuan. <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Emansipasi </a>memungkinkan perempuan tidak memiliki batasan untuk bergerak, di mana pun, kapan pun, dan di bidang apa pun. Sekarang kaum perempuan seolah-olah berada pada posisi yang sangat dibutuhkan, mulai dari pelayan toko maupun restoran, sampai pada ranah birokrasi tingkat nasional bahkan  internasional.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Biasanya, Hari Kartini diperingati dengan kaum perempuan mengenakan <a href="http://darunnajah.com">busana tradisional</a>; kebaya, kain, bersanggul, berselendang batik. Namun sejatinya, perlu ada perubahan <em>mindset </em>tentang peringatan Hari Kartini. Hal yang lebih substantif yang perlu kita lakukan adalah mengaktualisasikan jiwa perjuangan Kartini untuk menghadapi era globalisasi agar kemajuan, kemakmuran, dan kecerdasan bangsa tercipta di Nusantara ini. Dan tentu saja, perubahan positif tersebut harus berlandaskan jiwa dan pemikiran penuh semangat perjuangan yang tidak terkontaminasi dengan budaya-budaya asing.</span></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #ff0000;">Kami segenap TK Islam Darunnajah, mengucapkan :</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #ff0000;">Selamat hari KARTINI untuk seluruh wanita Indonesia&#8230;We Love Kartini&#8230;^_^</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">seriale online in romana</a></p>
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hari-kartini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Kartini</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/peringatan-hari-kartini/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/peringatan-hari-kartini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 11:40:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anank balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anank usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>
		<category><![CDATA[tk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1917</guid>
		<description><![CDATA[Darunnajah Kindergarten, 20/04 Ibu kita Kartini&#8230; Putri sejati&#8230; Putri Indonesia, harum namanya Ibu kita Kartini&#8230; Pendekar bangsa&#8230; Pendekar kaumnya untuk merdeka Wahai ibu kita Kartini putri Putri yang mulia Sungguh besar cita citanya Bagi indonesia Pasti lirik di atas sudah tidak asing bagi kita. Itulah lagu Nasional &#8221; Ibu Kita Kartini yang sering didendangkan di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com">Darunnajah Kindergarten</a>, 20/04</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Ibu kita Kartini&#8230;</strong></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><strong> Putri sejati&#8230;</strong></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><strong> Putri Indonesia, harum namanya</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Ibu kita Kartini&#8230;</strong></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><strong> Pendekar bangsa&#8230;</strong></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><strong> Pendekar kaumnya untuk merdeka</strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Wahai ibu kita Kartini putri</strong></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><strong> Putri yang mulia</strong></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><strong> Sungguh besar cita citanya</strong></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><strong> Bagi indonesia</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pasti lirik di atas sudah tidak asing bagi kita. Itulah <a href="http://darunnajah.com">lagu Nasional</a> &#8221; Ibu Kita Kartini yang sering didendangkan di bulan April, karena seluruh warga Indonesia terutama lembaga pendidikan seperti TK kami ikut memperingati hari <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Ibu Kartini</a> di tanggal 21 April.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">TK Islam Darunnajah memperingati hari Kartini dengan mengadakan lomba fashion show dengan tema &#8221; <a href="http://darunnajah.com">Pakaian Adat</a> &#8220;. Di pagi hari tanggal 19 April, seluruh guru dan anak sudah tampil menarik dengan pakaian daerah masing-masing. Mereka sudah siap untuk tampil berjalan di atas panggung.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Acara dilanjutkan dengan <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Karnaval</a> mengelilingi daerah Pesanggrahan. Begitu senangnya anak-anak berjalan bersama teman dengan mengendarai mobil odong-odong.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hingga menjelang siang, anak-anak kembali berkumpul untuk mendengarkan juara Fashion Show, dan sang juaranya adalah :</span><br />
<span style="color: #000000;"> * Juara I , Fathiyyah Yumna (A1) adat Sumatra Barat</span><br />
<span style="color: #000000;"> * Juara II, Mardhiyah Naafia S (B4) adat <a href="http://darunnajah.com">Sumatra Utara</a></span><br />
<span style="color: #000000;"> * Juara III, Humairah Radhiya Edison (B4) adat Sumatra Barat</span><br />
<span style="color: #000000;"> * Juara Harapan I, Hawra (B3) adat Jawa</span><br />
<span style="color: #000000;"> * Juara Harapan II, Gerry Bima Putra (B3) adat <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Sumatra Barat</a></span><br />
<span style="color: #000000;"> * Juara Harapan III,  Dzalika Salwa (A1) adat  <a href="http://darunnajah.com">Jawa Tengah</a></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Senangnya, kami semua bisa memperingati <a href="http://darunnajah.com">Hari Kartini</a> dan juga meneruskan perjuangan Kartini dengan mempertahankan nasionalisme serta rajin belejar menjadi generasi bangsa yang baik.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">seriale online in romana</a><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/peringatan-hari-kartini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Internet Marketing Di Pondok Pesantren Darunnajah</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/pelatihan-internet-marketing-di-pondok-pesantren-darunnajah/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/pelatihan-internet-marketing-di-pondok-pesantren-darunnajah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2012 08:56:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anak balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak uisia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak tk]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[preschool jakarta selatan.]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak dijakrta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>
		<category><![CDATA[tk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1908</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; Pelatihan mempersiapkan peserta latihan untuk mengambil jalur tindakan tertentu yang dilukiskan oleh teknologi dan organisasi tempat bekerja, dan membantu peserta memperbaiki prestasi dalam kegiatannya terutama mengenai pengertian danketerampilan. Menurut Cut Zurnali (2004), the goal of training is for employees to master knowledge, skills, and behaviors emphasized in training programs and to apply them [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://darunnajah.com" target="_blank">Pelatihan </a>mempersiapkan peserta latihan untuk mengambil jalur tindakan tertentu yang dilukiskan oleh <span style="color: #000000;"><a title="Teknologi" href="http://darunnajah.com" target="_blank"><span style="color: #000000;">teknologi</span></a></span> dan <a href="http://darunnajah kindergarten.com" target="_blank"><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;">organisasi</span></span></span> </a>tempat bekerja, dan membantu peserta memperbaiki <a href="http://darunnajahkindergarten.com" target="_blank">prestasi </a>dalam kegiatannya terutama mengenai pengertian dan<a href="http://darunnajahkindergarten.com" target="_blank">keterampilan. </a></p>
<p>Menurut Cut Zurnali (2004), the goal of training is for employees to master <a href="http://darunnajah.com" target="_blank">knowledge</a>, skills, and behaviors emphasized in training programs and to apply them to their day-to-day activities. Hal ini berarti bahwa tujuan <a href="http://darunnajahkindergarten.com" target="_blank">pelatihan </a>adalah agar para pegawai dapat menguasai <a href="http://darunnajah.com" target="_blank">pengetahuan</a>, keahlian dan perilaku yang ditekankan dalam program-program <a href="http://darunnajahkindergarten.com" target="_blank">pelatihan</a> dan untuk diterapkan dalam <a href="http://darunnajah.com" target="_blank">aktivitas</a> sehari-hari para karyawan. <a href="http://darunnajahkindergarten.com" target="_blank">Pelatihan</a> juga mempunyai pengaruh yang besar bagi pengembangan perusahaan.</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Pelatihan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">Seriale</a><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/pelatihan-internet-marketing-di-pondok-pesantren-darunnajah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awasi Anak Dari Televisi</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/awasi-anak-dari-televisi/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/awasi-anak-dari-televisi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 00:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anak balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia 2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak tk]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1837</guid>
		<description><![CDATA[Darunnajah Kindergarten, 18/04 Pada jaman sekarang ini Televisi merupakan media massa elektronik yang mampu meyebarkan berita secara cepat dan memiliki kemampuan mencapai khalayak dalam jumlah tak terhingga pada waktu yang bersamaan. Televisi dengan berbagai acara yang ditayangkannya telah mampu menarik minat pemirsanya, dan membuat pemirsannya ‘ketagihan’ untuk selalu menyaksikan acara-acara yang ditayangkan. bahkan bagi anak-anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com">Darunnajah Kindergarten</a>, 18/04</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pada jaman sekarang ini <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Televisi</a> merupakan media massa elektronik yang mampu meyebarkan berita secara cepat dan memiliki kemampuan mencapai khalayak dalam jumlah tak terhingga pada waktu yang bersamaan. Televisi dengan berbagai acara yang ditayangkannya telah mampu menarik minat pemirsanya, dan membuat pemirsannya ‘ketagihan’ untuk selalu menyaksikan acara-acara yang ditayangkan. bahkan bagi anak-anak sekalipun sudah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas kesehariannya, bahkan acara “<a href="http://darunnajahkindergarten.com">nonton tv</a>” sudah menjadi agenda wajib bagi mereka.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Bagi anak-anak, kebiasaan menonton televisi bisa mengakibatkan menurunnya minat <a href="http://darunnajahkindergarten.com">baca</a> anak-anak terhadap buku, anak-anak cenderung lebih senang berlama-lama didepan televisi dibandingan harus belajar, atau membaca buku.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika kita melihat acara-acara yang disajikan oleh stasiun televisi, banyak acara yang disajikan tidak mendidik malahan bisa dakatakan berbahaya bagi anak-anak untuk di tonton. Kebanyakan dari acara <a href="http://darunnajahkindergarten.com">televisi </a>memutar acara yang berbau kekerasan, adegan pacaran yang mestinya belum pantas untuk mereka tonton, tidak hormat terhadap orang tua, gaya hidup yang hura-hura (mementingkan duniawi saja) dan masih banyak lagi deretan dampak negatif yang akan menggrogoti anak-anak yang masih belum mengerti dan mengetahui apa-apa. Mereka hanya tahu bahwa acara televisi itu bagus, mereka merasa senang dan terhibur serta merasa penasaran untuk terus mengikuti acara demi acara selanjutnya. Sudah sepatutnya orang tua menyadari hal ini, mengingat betapa besarnya akibat dari menonton televisi yang berlebihan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika kita kaji lebih jauh, dampak negatif dari menonton televisi berlebihan yaitu:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Anak 0–4 tahun, menggangu <a href="http://darunnajahkindergarten.com">pertumbuhan otak</a>, menghambat <a href="http://darunnajahkindergarten.com">pertumbuhan berbicara</a>, kemampuan herbal membaca maupun maupun memahaminya, menghambat anak dalam mengekspresikan pikiran melalui tulisan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Anak 5-10 tahun, meningkatkan agresivitas dan tindak kekerasan, tidak mampu membedakan antara realitas dan khayalan</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Berprilaku konsumtif karena rayuan iklan</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Mengurangi <a href="http://darunnajahkids.com/">kreatifitas</a>, kurang bermain dan bersosialisasi, menjadi manusia individualis dan semdiri</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Televisi menjadi pelarian dari setiap keborosan yang dialami, seolah tidak ada pilihan lain</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Meningkatkan kemungkinan <a href="http://darunnajahkindergarten.com">obesitas</a> (kegemukan) kaena kurang berkreativitas dan berolahraga</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Merenggangkan hubungan antar anggota keluarga, waktu berkumpul dan bercengkrama dengan anggota keluarga tergantikan dengan nonton TV, yang cendrung berdiam diri karena asik dengan jalan pikiran masing-masing</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt;Matang secara seksual lebih cepat asupan gizi yang bagus adegan <a href="http://darunnajahkindergarten.com">seks </a>yang sering dilihat menjadikan anak lebih cepat matang secara seksual, ditamah rasa ingin tahu pada anak dan keinginan untuk mencoba adegan di TV semain menjerumskan anak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dari begitu banyak dampak yang diakibatkan oleh tontonan televisi, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan oleh setiap orang tua, yaitu: </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">1. Pilih acara yang sesuai dengan usia anak</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">2. Dampingi anak <a href="http://darunnajahkindergarten.com">memonton TV</a>,  tujuannya adalah agar acara televisi yang mereka tonton selalu terkontrol dan orangtua bisa memperhatikan apakah acara tersebut masih layak atau tidak untuk di tonton.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">3. Letakan TV di ruang tengah, hindari menyediakan TV dikamar anak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">4. Tanyakan acara favorit mereka dan buntu memahami pantas tidaknya acara tersebut untuk mereka diskusikan setelah menonton, ajak mereka menilai karakter dalam acara tersebut secara bijaksana dan positif</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">5. Ajak anak keluar rumah untuk menikmati alam dan lingkungan, bersosialisasi secara positif dengan orang lain.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">6. Perbanyak membaca buku, letakkan buku ditempat yang mudah dijangkau anak, ajak anak ke toko dan perpustakaan</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">7. Perbanyak mendengarkan radio, memutar kaset atau mendengarkan musik sebagai mengganti <a href="http://darunnajahkindergarten.com">menonton TV,</a> karena dengan mendenganrkan radio, anak akan terlatih kemampuan mendengarnya, jika kita bandingkan denga menonton televisi hanya merangsang anak untuk mengikuti alur cerita tampa menganalisis lebih lanjut dari apa yang dialihat dan dengar. Begitu juga dengan mendengarkan musik lebih baik dilakukan bila dibandingkan dengan menonton televisi karena bisa melatih perkembangan imajinasi anak.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Awasi anak Anda dari televisi&#8230;!!! Berilah jarak terhadap televisi&#8230;!!!</p>
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">serials online</a><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/awasi-anak-dari-televisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Atasi Anak Sulit Belajar</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/atasi-anak-sulit-belajar/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/atasi-anak-sulit-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 17:08:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anak balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia 2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak tk]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>
		<category><![CDATA[tk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1833</guid>
		<description><![CDATA[Darunnajah Kindergarten, 17/04 Mendidik anak yang masih dalam pertumbuhan memang gampang-gampang susah, hal ini karena memang kemauan anak selalu berbeda dengan kemauan orang tua, hal tersebut memang wajar adanya karena pikirannya masih kecil. Ketika orang tua menyuruh untuk belajar, si anak malah justru senang nonton tv, bermalas-malasan atau asik bermain. Jika anak malas belajar, mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com">Darunnajah Kindergarten</a>, 17/04</span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/Anak-Malas-Belajar.jpg" rel="lightbox[1833]" title="tamankanak,sekolahanak,laguanak,pendidikan,balita,menyanyi,lukisan,bayi,makanansehat,kurikulumpaud,tarian,anakusiadini,dongenganak,permainananak,pakaiananak,pendidikansekolah,"><img class="size-full wp-image-1834 aligncenter" title="tamankanak,sekolahanak,laguanak,pendidikan,balita,menyanyi,lukisan,bayi,makanansehat,kurikulumpaud,tarian,anakusiadini,dongenganak,permainananak,pakaiananak,pendidikansekolah," src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/Anak-Malas-Belajar.jpg" alt="" width="256" height="184" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Mendidik <a href="http://darunnajahkindergarten.com">anak</a> yang masih dalam pertumbuhan memang gampang-gampang susah, hal ini karena memang kemauan anak selalu berbeda dengan kemauan orang tua, hal tersebut memang wajar adanya karena pikirannya masih kecil. Ketika orang tua menyuruh untuk belajar, si anak malah justru senang <a href="http://darunnajahkindergarten.com">nonton tv</a>, bermalas-malasan atau asik bermain.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika <a href="http://darunnajahkindergarten.com">anak malas belajar</a>, mereka menganggap bahwa belajar adalah kegiatan yang kurang menyenangkan dibandingkan dengan bermain dan nonton. Untuk mengatasi adalah dengan membuat anak menganggap bahwa hal yang menarik dan membuat mereka sadar bahwa <a href="http://darunnajahkindergarten.com">belajar</a> adalah kebutuhan kita. Dan tips lain dalam hal mengatasi anak sullit belajar seperti :</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">1. <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Pembelajaran</a> yang paling mengena dan bagus adalah keteladanan, artinya kita berikan dulu tauladan kepada mereka, misal terapkan budaya baca karena anak akan ikuti kebiasaan orang tuanya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">2. <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Daya nalar, pikir dan analisa</a> anak-anak sangat berbeda dengan orang tua, maknanya jangan dipaksa anak untuk mengikuti kemauan orang tua, semakin ditekan mereka akan semakin berontak, semakin dipaksa mereka akan segera lari tinggalkan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">3. Masuki dunia mereka kemudian arahkan mereka dengan melalui dunia mereka sendiri, misalnya bemain sambil belajar, ciptakan ruang belajar mereka sesuai dunia mereka sehingga mereka merasa nyaman ketika sedang belajar.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">4. Gunakan Idola mereka untuk memotivasi mereka, contohnya dia suka superman atau batman, kepada anak-anak ajak cerita tentang idola mereka setelah bercerita puji idola nya bahwa superman itu hebat, pinter, motivasi mereka dengan mengatakan kamu bisa seperti batman/superman tapi kamu harus jadi anak yang pinter, rajin.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">5. Lebih bersifat terbuka, dengan menanyakan masalahnya, kenapa malas belajar, apa yang membuat ia semangat belajar dan sebagainya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">6. Memberikan hadiah ketika ia meraih nilai baik.</p>
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">serials online</a></p>
<p><span style="color: #000000;"><br />
</span><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/atasi-anak-sulit-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati-Hati Memilih Mainan Untuk Anak</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hati-hati-memilih-mainan-untuk-anak/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hati-hati-memilih-mainan-untuk-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 00:00:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anak balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia 2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak tk]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>
		<category><![CDATA[tk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1815</guid>
		<description><![CDATA[Darunnajah Kindergarten, 16/04 Bermain merupakan cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar tentang apa saja yang bisa mereka kerjakan di sekitar mereka. Permainan dan mainan yang sesuai dengan perkembangan anak-anak akan mendorongnya berlatih dan memberikan kesenangan. Permainan adalah suatu pekerjaan yang penuh kesungguhan hati dan timbul dari kodratnya. Anak-anak sehat tentu suka bermain sedangkan anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com">Darunnajah Kindergarten</a>, 16/04</span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/main.jpg" rel="lightbox[1815]" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355"><img class="size-medium wp-image-1816 aligncenter" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/main-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com">Bermain</a> merupakan cara yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar tentang apa saja yang bisa mereka kerjakan di sekitar mereka. Permainan dan mainan yang sesuai dengan perkembangan anak-anak akan mendorongnya berlatih dan memberikan kesenangan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Permainan adalah suatu pekerjaan yang penuh kesungguhan hati dan timbul dari kodratnya. Anak-anak sehat tentu suka <a href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">bermain</span></a> sedangkan anak yang tidak suka bermain mungkin tidak berbadan sehat. Saat bermain pun, anak tak akan berasa kalau dia juga belajar. Seperti bermain balok, dia pasti akan menghitung balok yang akan dia susun menajdi sebuah bangunan. Sistem pembelajaran di <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Taman Kanak</a> pun belajar sambil bermain, bermain seraya belajar. Asalkan orang tua mampu memberikan permainan yang baik dan mendidik anak.</span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/main1.jpg" rel="lightbox[1815]" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355"><img class="size-medium wp-image-1817 aligncenter" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/main1-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Saat memberikan mainan bagi anak-anak, orangtua harus mencarikan permainan yang tepat dan sesuai dengan umurnya.  Syarat <a href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">mainan</span></a> anak adalah </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Mainan terbuat dari bahan yang aman</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt;Tidak boleh ada bagian yang tajam sehingga bisa melukai</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt;Mudah dicuci dan tidak mengandung bagian yang mudah terlepas</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt;Memiliki warna-warna tua dan mencolok</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Umur 3-4 bulan. <a href="http://darunnajahkindergarten.com">Bayi</a> mulai diberi mainan misalnya bola rajutan dengan warna-warna yang mencolok, mainan dengan bunyi-bunyian.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Umur 5-6 bulan. Bayi yang sudah pandai memegang dan meraba-raba diberi mainan agar bisa memegang dan meraba misalnya benda dari karet atau kain.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Umur 7-9 bulan. Gerakan jari-jari bayi sudah lebih bisa dikuasai sehingga bayi bisa memegang dan menarik-narik segala sesuatu yang dekat dengannya. Berilah kubus-kubus balok dari kayu yang beraneka warna, bola, binatang-binatang dari kain yang ditaruh dalam box.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Umur 10-12 bulan. Anak mulai belajar jalan sejauh beberapa langkah. Berilah permainan yang bisa bergerak agar ia dapat menarik mainan tersebut. Contohnya mobil-mobilan, kereta-keretaan atau bola karet yang bisa dilempar.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Umur 1-2 tahun. Anak sudah pandai berjalan dan berlari kecil serta sudah memiliki keinginan untuk <a title="bagaimana mengetahui bayi sudah mendapatkan cukup asi kenyang" href="http://bayibalita.com/2010/08/bagaimana-mengetahui-bayi-sudah-mendapatkan-cukup-asi-kenyang/" target="_blank"><span style="color: #000000;">mengetahui</span></a> apa saja yang ada disekitarnya sehingga ia senang sekali membongkar laci atau lemari. Berilah mainan kotak yang berisi baju, balok-balok kecil atau perkakas rumah tangga berbentuk kecil seperti meja, kursi, sapu dan sebagainya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Umur 3 tahun. Kubus-kubus balok beraneka warna, kotak berisi kertas berwarna dan pensil warna sangat menarik perhatian anak pada umur 3-4 tahun. Kesempatan-kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan dan mengadakan percobaan dengan keterampilan baru akan menolong dalam belajar dan menghiburnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Orang tua juga harus pandai memilih <a href="http://darunnajahkindergarten.com">mainan</a> yang aman untuk anak-anak saat membeli di toko, tipsnya :<strong></strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>1.      </strong><strong>Baca label dengan teliti : </strong>Kebanyakan orang tua membeli mainan anak tidak membaca label. Berdasarkan temuan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), banyak mainan yang tidak memiliki label bahasa Indonesia. Padahal, dalam peraturan perdagangan dijelaskan bahwa produk apa pun harus mencantumkan label berbahasa Indonesia, yang berisi tentang bagaimana cara menggunakannya dan untuk usia berapa. <strong></strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>2. Harga mahal belum tentu aman :</strong> Selama ini, banyak orang tua beranggapan bahwa harga menentukan kualitas. Hal ini memang benar, tetapi tidak selamanya harga mainan yang mahal itu aman. &#8220;Dari temuan yang kita dapatkan, ada mainan anak yang harganya Rp 30 ribu sampai Rp 300 ribu. Ternyata yang mahal itu masih terdapat bahan kimia dan logam berbahaya,&#8221; kata Noor Jehan, staf peneliti YLKI.<strong></strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>3. Membeli mainan sesuai usia anak :</strong> Misalnya, untuk anak berusia 3 tahun sebaiknya jangan dibelikan mainan yang ukurannya terlampau kecil. Karena yang ditakutkan, anak Anda akan memasukkan mainan tersebut ke dalam mulut mereka. &#8220;Sehingga, apabila zat berbahaya itu masuk ke dalam tubuh dan berakumulasi akan membahayakan kesehatan anak,&#8221; tambahnya<strong>.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>4. Periksa fisik mainan:  </strong>Beberapa<strong> </strong>mainan edukasi anak umumnya berbahan dasar kayu seperti sempoa. Sehingga penting untuk melihat dan memeriksa kondisi permukaan mainan, apakah aman atau tidak bagi anak. Karena serpihan mainan berbahan kayu yang tidak mulus misallnya bisa masuk ke tangan anak-anak atau bahkan ikut termakan.</span></p>
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">www.darunnajahkindergarten.com</a><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hati-hati-memilih-mainan-untuk-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Musik Dapat Meningkatkan Daya Ingat Anak</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/musik-dapat-meningkatkan-daya-ingat-anak/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/musik-dapat-meningkatkan-daya-ingat-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 23:19:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anak balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia 2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak tk]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1830</guid>
		<description><![CDATA[Darunnajahkindergarten,16/4 Sebagai orang tua tentu ingin anaknya tumbuh kembang dengan memiliki kemampuan berpikir yang cerdas dan terampil. Meski belum populer di Indonesia, pengembangan kemampuan berpikir seorang anak melalui pengenalan musik sejak dini, memiliki pengaruh untuk anak-anak berupa lebih cerdas dalam membaca dan menghitung, lebih berkonsentrasi yang lebih baik dan banyak penelitian membuktikan mendengarkan musik sejak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" align="left">Darunnajahkindergarten,16/4</p>
<p style="text-align: justify;" align="left"><ins><span style="color: #000000;">Sebagai orang tua tentu ingin anaknya <a href="http://darunnajahkindergarten.com/" target="_blank">tumbuh kembang</a> dengan memiliki kemampuan berpikir yang <a href="http://http://darunnajah.com/" target="_blank">cerdas</a> dan terampil. Meski belum populer di Indonesia, pengembangan kemampuan berpikir seorang <a href="http://http://www.darunnajah.com/?p=1215" target="_blank">anak</a> melalui pengenalan <a href="http://http://darunnajah-alhasanah.com/" target="_blank">musik sejak dini</a>, memiliki pengaruh untuk<a href="http://darunnajahkindergarten.com/" target="_blank"> anak-anak </a>berupa lebih cerdas dalam <a href="http://http://www.darunnajah.com/?p=1215" target="_blank">membaca dan menghitung</a>, lebih berkonsentrasi yang lebih baik dan banyak penelitian membuktikan mendengarkan <a href="http://darunnajahkindergarten.com/" target="_blank">musik sejak dini</a> memiliki banyak keuntungan bagi <a href="http://http://www.darunnajah.com/?p=1215" target="_blank">anak-anak.</a></span></ins></p>
<p style="text-align: justify;" align="left">http://batam.tribunnews.com/2011/05/27/musik-dapat-meningkatkan-daya-ingat-anak</p>
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">seriale</a><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/musik-dapat-meningkatkan-daya-ingat-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penanganan Masalah Belajar Anak Autisme Melalui Pendidikan Integrasi</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/penanganan-masalah-belajar-anak-autisme-melalui-pendidikan-integrasi-2/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/penanganan-masalah-belajar-anak-autisme-melalui-pendidikan-integrasi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 09:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anak balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia 2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak tk]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>
		<category><![CDATA[tk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1742</guid>
		<description><![CDATA[Latar Belakang Masalah Pada tahun 2005 terjadi peningkatan jumlah anak berkesulitan belajar, terutama penyandang autisme. Mengingat di Negara kita belum ada upaya yang sistimatis untuk menanggulangi kesulitan belajar anak autisme, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan pelayanan pendidikan secara umum. Peningkatan pelayanan pendidikan itu diharapkan dapat menampung anak autisme lebih banyak serta meminimalkan problem belajar terutama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong>Latar Belakang</strong><br />
Masalah Pada tahun 2005 terjadi peningkatan jumlah anak berkesulitan belajar, terutama penyandang autisme. Mengingat di Negara kita belum ada upaya yang sistimatis untuk menanggulangi kesulitan belajar anak autisme, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan pelayanan pendidikan secara umum. Peningkatan pelayanan pendidikan itu diharapkan dapat menampung anak autisme lebih banyak serta meminimalkan problem belajar terutama pada anak-anak autisme (learning problem). Salah satu upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan dan pendidikan anak autisme diperlukan pendidikan integrasi dan implementasinya dalam bentuk group/kelas (sekolah), individu (one on one) serta pembelajaran individual melalui modifikasi perilaku.<strong>Pendidikan Integratif</strong><br />
Konsep pendidikan integratif memiliki penafsiran yang bermacam-macam antara lain:</p>
<ul>
<li>Menempatkan anak autisme dengan anak normal secara penuh</li>
<li>Pendidikan yang berupaya mengoptimalkan perkembangan fungsi kognitif, efektif, fisik, intuitif secara integrasi</li>
</ul>
<p>Menurut pandangan penulis, yang di maksud dengan pendidikan integratif adalah :</p>
<ul>
<li>Mengintegrasikan anak autisme dengan anak normal sepenuhnya</li>
<li>Mengintegrasikan pendidikan anak autisme dengan pendidikan pada umumnya</li>
<li>Mengintegrasikan dan mengoptimalkan perkembangan kognisi, emosi, jasmani, intuisi, pada autisme</li>
<li>Mengintegrasikan apa yang dipelajari disekolah dengan tugas masa depan</li>
<li>Mengintegrasikan manusia sebagai mahluk individual sekaligus mahluk sosial</li>
</ul>
<p>Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa banyak anak autisme yang belajar bersama anak normal, tetapi mereka tidak memperoleh pelayanan pendidikan secara memadai atau mereka tidak mendapatkan sekolah dengan alasan yang tidak jelas. Penyebabnya adalah kurangnya sumber daya manusia dan banyak tenaga ahli yang belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang anak autisme atau rasio penyelenggaraan yang sangat mahal, sehingga masih sedikit sekolah yang mau menerima anak autisme karena berbagai alasan diatas. Menyelenggarakan pendidikan integrasi disekolah merupakan kemajuan yang baik, tetapi tidak semudah membalikkan tangan. Namun kita harus berani memulai supaya anak autisme mendapat tempat dan penanganan yang terbaik.</p>
<p><strong>Dimanakah Anak Autisme Harus Sekolah</strong><br />
Komunitas autisme di Jakarta sudah mencapai populasi yang besar dan belum ada sisitem pendidikan yang sistematis. Kalaupun ada biayanya mahal atau belum ada sekolah yang benar-benar sesuai. Tidak ada yang salah dalam situasi ini, baik lembaga, orang tua atau para ahli, mengingat masalah autisme ini masih tergolong baru. Penulis hendak menekankan dengan pemikiran yang sederhana tentang penanganan pendidikan autisme secara benar, dapat digunakan oleh semua kalangan, serta dapat membantu memberikan gambaran anak ini akan dibawa kemana. Kondisi yang harus kita terima sangat berat pada saat anak kita divonis autisme seakan semua pintu telah tertutup, semua jalan jadi buntu, semua kesempatan sudah terlambat. Hanya mukjizat yang akan datang dari Allah. Keadaan yang berat timbul pada saat mengetahui anak kita mengalami hambatan dalam perkembangan dan pertumbuhan dan saat anak memiliki cukup umur harus masuk sekolah.</p>
<p>Beberapa lembaga pendidikan (sekolah) yang selama ini menerima anak autis adalah sebagai berikut;</p>
<ul>
<li>Anak Autis di sekolah Normal dengan Integrasi penuh</li>
<li>Anak Autis di sekolah Khusus</li>
<li>Anak Autis di SLB</li>
<li>Anak Autis hanya menjalani terapi.</li>
</ul>
<p>Biasanya sebelum sekolah anak-anak ini sudah mendapatkan penanganan dari berbagai ahli seperti : dokter syaraf, dokter specialis anak (Pediatri), Psikologi, Terapi wicara, OT, Fisioterapi,Orthopedagog (Guru khusus). dengan perkembangan dan perubahan sendirisendiri, ada yang maju pesat tapi ada yang sebaliknya. Menurut saya, kebanyakan orang tua penyandang autisme menginginkan sekolah sebagai status anak, tetapi jangan bersikap tidak realistis dengan tidak berbuat apa-apa karena mengintegrasikan anak autisme dengan anak normal secara penuh harus dengan suatu konsep, perhitungan yang matang dan kerja keras.</p>
<p>Kebanyakan sekolah juga belum memiliki jawaban yang baik untuk saat ini. Yang ada orang tua dan guru-guru sekolah harus bekerja sama, bersikap terbuka, selalu komunikasi untuk membuat perencanaan penanganan dengan tehnik terbaik. Langkah-langkah penerimaan oleh sekolah:</p>
<ul>
<li>Tentukan jumlah anak autisme yang akan diterima misal, dua anak dalam satu kelas dan lain-lain.</li>
<li>Lakukan tes untuk melihat kemampuan serta menyaring anak</li>
<li>Setelah tes, wawancara orang tua untuk melihat pola pikirnya, apa tujuan memasukkan anak ke sekolah.</li>
<li>Buatlah kerangka kerja dan hasil observasi awal.</li>
<li>Susun bagaimana mengatur evaluasi anak dalam hal: siapa yang<br />
bertanggung jawab mengawasi, menerima complain, periode laporan perkembangan dan lain-lain.</li>
<li>Buatlah kesepakatan antara orang tua dan sekolah bahwa hasil yang dicapai adalah paling optimal.</li>
</ul>
<ul>
<li>
<table width="100%" border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="7%"><span style="color: #ffff00;">NO</span></td>
<td width="81%"><span style="color: #ffff00;">EVALUASI</span></td>
<td width="4%"><span style="color: #ffff00;">A</span></td>
<td width="4%"><span style="color: #ffff00;">B</span></td>
<td width="4%"><span style="color: #ffff00;">C</span></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="5" valign="top"><strong>Akademis</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">1</td>
<td valign="top">Berhitung 1-10, 1-20 baik dengan atau tanpa papan, irama dan dan ketukan wajar, maju dan mundur</td>
<td valign="top"></td>
<td valign="top"></td>
<td valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">2</td>
<td>Mampu mengidentifikasi dan menulis angka</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">3</td>
<td>Mengenal semua bentuk dengan cepat</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">4</td>
<td>Mengenal warna dengan cepat</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">5</td>
<td>Mampu mengenal semua bentuk huruf dengan cepat</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">6</td>
<td>Mampu mendeskripsikan suatu topik tunggal / sederhana</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">7</td>
<td>Mampu menggambarkan sederhana</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">8</td>
<td>Mampu mengingat 2-3 digit, membedakan benda yang sejenis</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">9</td>
<td>Mampu memilih obyek dan gambar yang hampir sama</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">10</td>
<td>Mampu mengenal simbol-simbol sederhana</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">11</td>
<td>Bahasa yang dia pakai dapat kita mengerti atau sebaliknya</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">12</td>
<td>Mampu membedakan arak kiri, kanan, atas, dan bawah</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">13</td>
<td>Memberikan jumlah yang kita minta antara 1-9</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="5"><strong>Ketrampilan sosial dan tingkah laku</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">1</td>
<td>Prilaku kontrol diri dalam lingkungan</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">2</td>
<td>Kontak mata</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">3</td>
<td>Perhatian dan Konsentrasi</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">4</td>
<td>Kemampuan Mendengarkan</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">5</td>
<td>Diam dan Menunggu</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">6</td>
<td>Berbagi giliran dengan teman</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">7</td>
<td>Berkunjung ( Visiting)</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">8</td>
<td>Mengirim Pesan sederhana</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">9</td>
<td>Menjawab Pertanyaan sederhana yang berhubungan dengan identitas dirinya</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">10</td>
<td>Merespon perintah sederhana yang familiar dan sering digunakan dalam aktivitas sehari- hari</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">11</td>
<td>Mengenal orang dan tempat yang familiar</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="5"><strong>Keterampilan Berkomunikasi</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">1</td>
<td>Kemampuan dasar berinisiatif</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">2</td>
<td>Mampu mengekspresikan kebutuhan-kebutuhan dasar anak</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">3</td>
<td>Menyatakan ya atau tidak yang berhubungan dengan pribadi anak</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">4</td>
<td>Kemampuan memilih</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="5"><strong>Pelaksanaan Aktivitas sehari-hari</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">1</td>
<td>Toilet raining</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">2</td>
<td>Makan dengan sendok dan garpu</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">3</td>
<td>Mampu memakai celana, jaket, baju, sepatu tanpa bantuan</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">4</td>
<td>Mengancingkan baju</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">5</td>
<td>Merawat dan memperhatikan barang sendiri</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">6</td>
<td>Mandi dan menggosok gigi</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</li>
</ul>
<p><strong>Keterangan:</strong><br />
A: Mampu / Mandiri/ excellent<br />
B: di arahkan/ dibantu minimal<br />
C: di bantu penuh</p>
<p>Jika anak kita (Autis) menguasai ketrampilan antara<br />
- A = 25 &lt; 34 Termasuk anak yang ringan (mild)/High Function<br />
- A = 15 &lt; 24 Termasuk anak yang sedang/sedang (Severed)<br />
- A Kurang dari 15 Termasuk anak yang berat (Low Function)</p>
<p>Dengan parameter diatas kita akan mampu mengidentifikasi anak-anak dengan lebih akurat, bukan menitik beratkan pada berat dan ringan kondisi anak, akan tetapi untuk memudahkan pihak-pihak yang bersangkutan dan orang tua agar mengerti apa yang harus dilakukan, guru mampu membuat program dengan akurat untuk anak, lembaga dapat menyeleksi anak sesuai kapasitas dan kebutuhan. Anak-anak autis ringan seperti: asperger, ADHD, ADD, memungkinkan untuk di intergrasikan penuh dengan anak normal karena biasanya anak- anak ini memiliki kecerdasan dan kemampuan yang cukup.</p>
<p>Untuk mengintegrasikan anak ini ada hal-hal lain yang dapat dijadikan pertimbangan:</p>
<ul>
<li>Seberapa besar gangguan/kekacauan yang dapat timbul karena anak autis ini.</li>
<li>Berapa persentase dari kurikulum yang dapat digunakan dan dijangkau oleh anak autis.</li>
<li>Seberapa siap tenaga ahli/guru menangani dan mengelola kelas yang di dalamnya terdapat anak autis</li>
</ul>
</div>
<div></div>
<div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">seriale tv</a><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/penanganan-masalah-belajar-anak-autisme-melalui-pendidikan-integrasi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Taman Kanak-kanak Darunnajah</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/taman-kanak-kanak-darunnajah/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/taman-kanak-kanak-darunnajah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 00:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anak balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia 2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak tk]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>
		<category><![CDATA[tk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1809</guid>
		<description><![CDATA[Darunnajah Kindergarten,15/04 Taman kanak-kanak atau disingkat TK adalah jenjang pendidikan anak usia dini (yakni usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk pendidikan formal. Kurikulum TK ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Lama masa belajar seorang murid di TK [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com/"><span style="color: #000000;">Darunnajah Kindergarten</span></a>,15/04</span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/tk1.jpg" rel="lightbox[1809]" title="tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355"><img class="size-medium wp-image-1810 aligncenter" title="tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/tk1-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com/"><span style="color: #000000;">Taman kanak-kanak</span></a> atau disingkat TK adalah jenjang <a title="Pendidikan" href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">pendidikan anak usia dini</span></a> (yakni usia 6 tahun atau di bawahnya) dalam bentuk pendidikan formal. Kurikulum TK ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar <a href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">anak </span></a>memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Lama masa belajar seorang murid di TK biasanya tergantung pada tingkat kecerdasannya yang dinilai dari <a href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">rapor </span></a>per <a title="Semester (halaman belum tersedia)" href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">semester</span></a>. Secara umum untuk lulus dari tingkat program di TK selama 2 (dua) tahun, yaitu:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">1. TK A (TK kecil) selama 1 (satu) tahun</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">2. TK B (TK besar) selama 1 (satu) tahun</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Umur rata-rata minimal kanak-kanak mula dapat belajar di sebuah taman kanak-kanak berkisar 4-5 tahun sedangkan umur rata-rata untuk lulus dari TK berkisar 6-7 tahun. Setelah lulus dari TK, atau <a title="Pendidikan" href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">pendidikan sekolah</span></a> dan <a title="Pendidikan" href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">pendidikan luar sekolah</span></a> lainnya yang sederajat, murid kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi di atasnya, yaitu <a href="http://darunnajahkids.com/"><span style="color: #000000;">Sekolah Dasar </span></a>atau yang sederajat.</span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/tk.jpg" rel="lightbox[1809]" title="tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355"><img class="size-medium wp-image-1811 aligncenter" title="tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/tk-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"><span style="color: #000000;">Indonesia</span></a>, seseorang tidak diwajibkan untuk menempuh pendidikan di TK.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Di TK, siswa diberi kesempatan untuk <a title="Belajar" href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">belajar</span></a> dan diberikan <a href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">kurikulum pembelajaran</span></a> yang sesuai dengan usia pada tiap-tiap tingkatannya. Siswa diajarkan mengenai hal-ihwal berikut ini :</span></p>
<p style="text-align: justify;">*** Agama, mengajarkan praktek ibadah dan berakhlak sesuai agama</p>
<p style="text-align: justify;">*** Bahasa, mengajarkan membaca serta berbahasa yang baik</p>
<p style="text-align: justify;">*** Kognitif, mengenalkan angka, belajar berhitung, serta berpikir</p>
<p style="text-align: justify;">*** Motorik Halus, melatih tangan dalam hal mewarnai, menulis, menggambar, bermain balok,  melipat kertas dll</p>
<p style="text-align: justify;">*** Motorik Kasar, melatih fisik angggota badan seperti lari, lompat, memanjat, berjalan dll</p>
<p style="text-align: justify;">*** Seni, seperti bermain warna, finger painting, bernyanyi dll<span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Tujuan TK adalah meningkatkan daya cipta anak-anak dan memacunya untuk belajar mengenal berbagai macam <a title="Ilmu pengetahuan" href="http://darunnajahkindergarten.com"><span style="color: #000000;">ilmu pengetahuan</span></a> melalui pendekatan nilai budi bahasa, agama, sosial, emosional, fisik, motorik, kognitif, bahasa, seni, dan kemandirian. Semua dirancang sebagai upaya mengembangkan daya pikir dan peranan anak dalam hidupnya. kegiatan belajar ini dikemas dalam model belajar sambil bermain.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><span style="color: #000000;"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></span></a><a href="http://serialepenet.ro/"><span style="color: #000000;">seriale online in romana</span></a></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/taman-kanak-kanak-darunnajah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengoptimalkan Otak Kanan Dan Otak Kiri</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/mengoptimalkan-otak-kanan-dan-otak-kiri/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/mengoptimalkan-otak-kanan-dan-otak-kiri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2012 00:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[anak balita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok bermain di jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk 2012]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[lagu anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[mewarnai pemandangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia 2 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak tk]]></category>
		<category><![CDATA[permainan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pre school jakarta selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah anak usia dini]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tk islam]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak di jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak]]></category>
		<category><![CDATA[taman kanak-kanak islam]]></category>
		<category><![CDATA[tk islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1797</guid>
		<description><![CDATA[Darunnajah Kindergarten, 14/06 Otak manusia terbagi menjadi 2 bagian yakni otak kiri dan otak kanan dan tentu saja fungsi dari kedua belahan otak tersebut berbeda. Otak kiri memiliki fungsi sebagai pengendali Intelligence Quotient alias IQ seperti angka, tulisan, hal perbedaan, hitungan, urutan, bahasa dan logika. Gangguan dalam hal fungsi berbahasa, matematika dan berbicara dapat terjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com/">Darunnajah Kindergarten</a>, 14/06</span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/images-otak.jpg" rel="lightbox[1797]" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355"><img class="size-full wp-image-1799 aligncenter" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/images-otak.jpg" alt="" width="218" height="231" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com/">Otak</a> manusia terbagi menjadi 2 bagian yakni <a href="http://darunnajahkindergarten.com/">otak kiri</a> dan <a href="http://darunnajahkindergarten.com/">otak kanan</a> dan tentu saja fungsi dari kedua belahan otak tersebut berbeda. Otak kiri memiliki fungsi sebagai pengendali Intelligence Quotient alias <a href="http://darunnajahkindergarten.com/">IQ </a>seperti angka, tulisan, hal perbedaan, hitungan, urutan, bahasa dan logika. Gangguan dalam hal fungsi berbahasa, matematika dan berbicara dapat terjadi apabila terjadi kerusakan pada otak kiri dan daya ingat otak kiri disebut bersifat jangka pendek.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sedangkan Otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient atau <a href="http://darunnajahkindergarten.com/">EQ</a>, seperti hal kreativitas, khayalan, persamaan, musik,bentuk dan ruang, emosi, serta warna. Berbeda dengan otak kiri, daya ingat otak kanan bersifat panjang. Fungsi otak yang terganggu apabila terjadi kerusakan pada belahan otak ini adalah kemampuan visual dan emosi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Setiap orang mempunyai kecenderungan untuk menggunakan salah satu bagian otaknya secara dominan, seperti misalnya seniman yang memiliki kecenderungan dominan menggunakan dan mengasah otak kanannya karena kegiatannya berhubungan dengan <a href="http://darunnajahkindergarten.com/">kreativitas</a>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sebagai fun test, coba anda perhatikan gambar berikut :</span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/otak-kiri-dan-otak-kanan.jpg" rel="lightbox[1797]" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355"><img class="size-medium wp-image-1798 aligncenter" title="darunnajahkindergarten/tamankanakislamdarunnajah/www.darunnajahkindergarten.com/021-71502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/04/otak-kiri-dan-otak-kanan-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Seseorang yang dominan menggunakan <a href="http://darunnajahkindergarten.com/"><span style="color: #ff0000;">otak kiri</span></a>nya biasanya akan memiliki perilaku seperti contoh dibawah ini :</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Konsisten dan sangat stabil</span><br />
<span style="color: #000000;"> Menyukai informasi yang faktual</span><br />
<span style="color: #000000;"> Memiliki jadwal yang teratur dan alokasi waktu yang terencana.</span><br />
<span style="color: #000000;"> Memiliki kemampuan untuk menganalisis sesuatu dan sekaligus memprediksi sesuatu yang akan terjadi.</span><br />
<span style="color: #000000;"> Lebih banyak menggunakan logika</span><br />
<span style="color: #000000;"> Bermain aman</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Sedangkan bagi yang dominan menggunakan <a href="http://darunnajahkindergarten.com/"><span style="color: #ff0000;">otak kanan</span></a>nya akan cenderung memiliki sifat :</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Banyak menggunakan perasaan</span><br />
<span style="color: #000000;"> Berdasar pada fantasi</span><br />
<span style="color: #000000;"> Lebih suka pada sesuatu yang bersifat acak</span><br />
<span style="color: #000000;"> Spontan</span><br />
<span style="color: #000000;"> Fleksibel namun terkadang sulit ditebak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong><a href="http://darunnajahkindergarten.com/">Otak kanan atau kiri</a>, <span style="color: #ff0000;">mana yang lebih baik ?</span></strong></span><br />
<span style="color: #000000;"> Untuk yang satu ini sepertinya sangat susah untuk dijawab, mengingat otak kanan maupun otak kiri mempunyai fungsi yang berbeda. Akan tetapi, menurut para ahli, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Para pengguna otak kiri pada umumnya lebih kuat dalam matematika. Mereka juga cenderung memiliki telinga kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannya juga lebih tajam daripada tangan dan kaki kirinya. Demikian juga sebaliknya dengan pengguna otak kanan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Mengasah potensi <a href="http://darunnajahkindergarten.com/"><span style="color: #ff0000;">otak </span></a>anda yang luar biasa</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Percaya tidak percaya otak anda-lah yang memiliki peranan penting dalam segala hal dalam hidup anda termasuk juga kesuksesan anda. Berita baiknya adalah bahwa kita bisa memaksimalkan potensi otak yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita semua. Kehidupan kita pasti akan lebih terarah dan menyenangkan bila kita mengetahui cara untuk mengoptimalkan kinerja otak kita.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Masalahnya adalah seberapa cepat dan efektif anda mampu mengoptimalkannya? Atau mungkin sebagian dari kita malah tidak tahu sama sekali bagaimanacara untuk meledakkan potensi diri anda dengan cara mengasah dan mengoptimalkan fungsi otak yang anda miliki.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://darunnajahkindergarten.com/">www.darunnajahkindergarten.com</a><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/mengoptimalkan-otak-kanan-dan-otak-kiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

