<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PreSchool/PlayGroup/TamanKanak-kanak Islam Darunnajah</title>
	<atom:link href="http://darunnajahkindergarten.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://darunnajahkindergarten.com</link>
	<description>Taman Pendidikan Kanak-kanak, Usia Dini, Balita dan Batita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Feb 2012 16:37:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ajari Anak Agar Tidak Takut Dokter</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/ajari-anak-agar-tidak-takut-dokter/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/ajari-anak-agar-tidak-takut-dokter/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 16:37:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1683</guid>
		<description><![CDATA[DNKindergarten, 21/02 Pembelajaran di TK Darunnajah minggu ini adalah tentang pekerjaan, diantaranya jenis pekerjaan seperti Dokter. Untuk lebih memahami pekerjaan dokter, kami mengajak anak anak kami tercinta berkunjung ke klinik Darunnajah.  Ternyata perasaan anak anak kami berbeda beda, ada yang senang karna jalan-jalan, ada yang biasa karena terbiasa datang ke klinik, ada yang bingung , [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">DNKindergarten, 21/02</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pembelajaran di <a href="http://www.darunnajahkindergarten.com">TK Darunnajah</a> minggu ini adalah tentang pekerjaan, diantaranya jenis pekerjaan seperti Dokter. Untuk lebih memahami pekerjaan dokter, kami mengajak anak anak kami tercinta berkunjung ke klinik Darunnajah. </span><br />
<span style="color: #000000;">Ternyata perasaan anak anak kami berbeda beda, ada yang senang karna jalan-jalan, ada yang biasa karena terbiasa datang ke klinik, ada yang bingung , bahakan ada yang takut hingga tidak ingin bertemu dokter. Padahal seorang <a href="http://www.darunnajah.com">dokter</a> adalah seseorang yang mirip dengan ibu gurunya. Kenapa yaa alasannya mereka takut dokter&#8230;.???</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Alasan Anak Takut ke Dokter, Menurut Barbara P. Homeier, MD, inilah penyebab rasa takut terbesar:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Perpisahan. Anak takut sekali berpisah dengan orangtuanya selama diperiksa. Jadi, usahakan kerjasama dengan dokter supaya Anda tetap bisa berada di dekat si kecil.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt;Sakit. Anak takut sentuhan dokter terasa menyakitkan, ini mungkin terjadi karena pengalamannya saat disuntik. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Dokter. Anak salah menangkap kecepatan bicara, sikap, atau perilaku dokter sebagai sesuatu yang mengancam. Duduklah tenang dekat si kecil, dan tetaplah tenang ketika bicara dengan dokter, si kecil akan menangkap bahwa itu normal saja.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">=&gt; Sesuatu yang tak diketahui. Anak khawatir yang akan terjadi tak seperti dikatakan orangtuanya. Tetaplah berusaha ada di dekatnya, agar dia merasa aman.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Terkadang  kita kesulitan untuk mengajak anak untuk berobat atau sekedar periksa  <a href="http://www.darunnajahkids.com">kesehatan</a> mereka ke dokter. Hal ini disebabkan karena anak sudah merasa  takut berobat atau takut bertemu dokter.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Nah ada tips untuk mengatasi anak takut pada dokter. Antara lain adalah sebagai berikut : </span></p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG00258-20120217-0902.jpg" rel="lightbox[1683]" title="Taman Kanak Islam Darunnajah | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355"><img class="size-medium wp-image-1684 alignleft" title="Taman Kanak Islam Darunnajah | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG00258-20120217-0902-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>    <a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG00265-20120217-0906.jpg" rel="lightbox[1683]" title="Taman Kanak Islam Darunnajah | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355"><img class="alignnone size-medium wp-image-1686" title="Taman Kanak Islam Darunnajah | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG00265-20120217-0906-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">1. Sejak dari kecil kenalkan anak dengan mainan yang berhubungan  dengan peralatan dokter. Saat ini di toko mainan sudah banyak <a href="http://www.darunnajahkindergarten.com">mainan</a> dokter dokteran. Dengan begitu anak nanti akan senang untuk bertemu  dokter, atau malah sang anak ingin memeriksa sang dokter.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">2. Melalui cerita yang berhubungan dengan tokoh kesukaannya. Ceritakan  bahwa tokoh mereka itu tidak takut dengan dokter, berani bertemu dengan  dokter atau malah suka di periksa oleh dokter.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">3. Jika terpaksa si anak akan di berikan  suntikan, berikan pengertian bahwa sakitnya tidak akan lama. Ada juga  yang menanyakan kepada si anak, rasa apa suntikan yang di inginkan :  Rasa <a href="http://www.darunnajahkids.com">Strawbery</a>, Rasa <a href="http://pgtk--darunnajah.blogspot.com/">Coklat,</a> Rasa <a href="http://darunnajah.ac.id/">Vanila</a> dan sebagainya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Si dokter juga berpengaruh terhadap anak, yaitu dokter yang pandai berkomunikasi dengan anak. Jangan cuma peduli akan kepintaran dokter, kalau akhirnya justru bikin anak takut. Dokter yang ramah, murah senyum, sabar dan penyanyang yang lebih dicari oleh anak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="javascript:window.location = 'http://www.socialmarker.com/?link='+encodeURIComponent (location.href)+'&amp;title='+encodeURIComponent( document.title);"><img src="http://www.socialmarker.com/bookmark.gif" alt="share" border="0" /></a><a href="http://serialepenet.ro/">www.darunnajah.com</a><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/ajari-anak-agar-tidak-takut-dokter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rapat IGTK-PGRI Di TK Islam Darunnajah</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/rapat-igtk-pgri-di-tk-islam-darunnajah/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/rapat-igtk-pgri-di-tk-islam-darunnajah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 14:25:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1681</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari Senin 13 Februari 2012 di TK Islam Darunnajah diadakan rapat IGTK-PGRI Sekecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Rapat tersebut dihadiri oleh Guru-guru Taman Kanak-kanak Sekecamatan Pesanggrahan. Rapat IGTK-PGRI bertujuan untuk mempererat tali silaturohim diantara semua guru sekecamatan Pesanggrahan dan perkenalan Kasi Dinas Dik Das dan Pengawas Baru Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan yaitu Ibu Dra. Euis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pada hari Senin 13 Februari 2012 di TK Islam Darunnajah diadakan rapat IGTK-PGRI Sekecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Rapat tersebut dihadiri oleh Guru-guru Taman Kanak-kanak Sekecamatan Pesanggrahan. Rapat IGTK-PGRI bertujuan untuk mempererat tali silaturohim diantara semua guru sekecamatan Pesanggrahan dan perkenalan Kasi Dinas Dik Das dan Pengawas Baru Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan yaitu Ibu Dra. Euis Surhayani, M.Pd. </span></p>
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/rapat-igtk-pgri-di-tk-islam-darunnajah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebiasaan Positif Yang dapat Ditiru Oleh Anak-anak TK</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/kebiasaan-positif-yang-dapat-ditiru-oleh-anak-anak-tk/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/kebiasaan-positif-yang-dapat-ditiru-oleh-anak-anak-tk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 06:21:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1678</guid>
		<description><![CDATA[Mengajari anak hal-hal positif tidaklah sulit. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan mereka dengar. Orang tua bisa mengajari hal-hal positif lewat kebiasaan sehari-hari Dirumah seperti: Menjawab salam dan mengelurkan tangan untuk bersalaman. Setiap kali bertemu berikan teguran hangat, “Halo, Sayang”. Begitu masuk rumah setelah berpergian, ajak ia bersalaman. Ulurkan tangan lebih dahulu untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Mengajari anak hal-hal positif tidaklah sulit. Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan mereka dengar. Orang tua bisa mengajari hal-hal positif lewat kebiasaan sehari-hari Dirumah seperti:</span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000000;">Menjawab salam dan mengelurkan tangan untuk bersalaman.</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Setiap kali bertemu berikan teguran hangat, “Halo, Sayang”. Begitu masuk rumah setelah berpergian, ajak ia bersalaman. Ulurkan tangan lebih dahulu untuk memberinya contoh. Begitu ada tamu/orang dewasa, ingatkan ia untuk menjawab salam dan mengulurkan tangannya.</span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000000;">Mengekspresikan rasa sayang pada papa/mama/kakak/anak yang lebih kecil.</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Berikan pelukan dan sentuhan hangat sambil mengatakan “papa/mama sayang kakak/adik”</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">jadikan ciuman sebelum dan saat bangun tidur sebagai kebiasaan bersama. Biasakan untuk berbicara dengan menatap matanya sehingga ia tahu kalau diperhatikan.</span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000000;">Aktivitas di meja makan.</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Biasakan makan dengan duduk di meja. Jangan makan sambil menonton tv atau berjalan ke sana-kemari. Makan juga tidak sambil mengobrol atau bercanda supaya tidak tersedak. Kebiasaan makan dengan benar ini akan mudah dicontoh anak.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000000;">Belajar kemandirian</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Letakkan sandal/sepatu di tempatnya. Saat memakai sepatu, biarkan anak melihatnya sehingga ia tahu bagaimana cara memakai sepatu.Begitu juga dengan memakai baju, celana dan sebagainya. Setelah menggunakannya, perlihatkan bagaimana menaruh atau menyimpan supaya rapi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sumber : Indah maryana </span></p>
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/kebiasaan-positif-yang-dapat-ditiru-oleh-anak-anak-tk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Meminta Ma&#8217;af Pada Anak?</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/bagaimana-meminta-maaf-pada-anak/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/bagaimana-meminta-maaf-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 14:26:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1676</guid>
		<description><![CDATA[Tulus Semestinya permintaan maaf itu berasal dari kedalaman dan ketulusan hati bukan sekedar dimulut saja. anak bisa merasakan apakah permintaan maaf dari orang tuanya tulus atau tidak. saat orang tua berujar &#8221; mama minta maaf, ya habisnya kamu nakal banget sih&#8221; maka anak akan merasakan ketidaktulusan ini. pernyataan maaf seperti tetap saja menyalahkan anak, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li style="text-align: justify;">Tulus</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Semestinya permintaan maaf itu berasal dari kedalaman dan ketulusan hati bukan sekedar dimulut saja. anak bisa merasakan apakah permintaan maaf dari orang tuanya tulus atau tidak. saat orang tua berujar &#8221; <em>mama minta maaf, ya habisnya kamu nakal banget sih&#8221; </em>maka anak akan merasakan ketidaktulusan ini. pernyataan maaf seperti tetap saja menyalahkan anak, dan orang tua tak merasa bersalah. lalu apa gunanya minta maaf?</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menyatakan ketulusan, sebagaian anak cukup dengan kata-kata. Namun sebagian lagi perlu ungkapan nonverbal juga, misalnya dengan dicium atau dipeluk. Penuhi apa yang mereka perlukan untuk membuktikan ketulusan orangtua.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Tenanng</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Baik anak maupun orangtua perlu waktu untuk menganalisis apa yang sudah terjadi dan memahami situasinya. Kalaupun setelah diperkirakan ternyata orangtua sebagai pihak yang bersalah, ucapan maaf dalam kondisi tenang tentu akan lebih bermakna. Anak sendiri perlu waktu lagi untuk memaafkan dan memaknai ketulusan orangtuanya. Ada anak yang mudah memaafkan dan ada yang sulit. Namun, pada dasarnya mereka gampang luluh bila orangtua memang benar-benar mengerti perasaan mereka.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Jangan Mengulang kesalahan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Untuk sebuah kesalahan yang sudah dimintakan maaf, idealnya tidak berkurang lagi. Bila kembali diulang maaf yang sudah diucapkan dianggap main-main saja. Bila terus diulang kesalahan yang sama dan kembali dimintakan maaf, bisa jadi anak bosan dengan kata maaf yang tidak serius itu dan kata maaf pun kehilangan maknanya.</p>
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/bagaimana-meminta-maaf-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Permainan</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/belajar-dari-permainan/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/belajar-dari-permainan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 00:41:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1674</guid>
		<description><![CDATA[Melalui permainan monopoli, belajar konsep uang yang sulit bisa menjadi lebih nyata.Melalui permainan monopoli, belajar konsep uang yang sulit bisa menjadi lebih nyata. Balita pun bisa belajar matematika sederhana. Salah satu permainan yang dapat mengajarkan anak konsep uang adalah monopoli.  Monopoli adalah permainan papan lain yang dapat meningkatkan belajar anak. Dapat mengajar anak-anak berbagai hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Melalui permainan monopoli, belajar konsep uang yang sulit bisa menjadi lebih nyata.Melalui permainan monopoli, belajar konsep uang yang sulit bisa menjadi lebih nyata. Balita pun bisa belajar matematika sederhana.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Salah satu permainan yang dapat mengajarkan anak konsep uang adalah monopoli. </span><br />
<span style="color: #000000;"> Monopoli adalah permainan papan lain yang dapat meningkatkan belajar anak. Dapat mengajar anak-anak berbagai hal pada waktu yang sama. Belajar matematika di sekolah dapat ditingkatkan dengan bermain Monopoli. </span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Tindakan sederhana dadu bergulir beberapa kali dan menambahkan angka-angka dapat menjaga pikiran mereka waspada. Uang yang memperoleh para pemain juga perlu ditambahkan ke atas untuk melihat seberapa jauh mereka telah diperlakukan dengan adil dalam permainan. Anak-anak juga harus melakukan pengurangan kapan saja mereka perlu untuk membuat perubahan. Kartu Monopoli perlu dibaca. Oleh karena itu anak-anak, dapat berlatih kemampuan membaca mereka.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Balita belajar: </span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000000;">Matematika sederhana seperti penambahan dan pengurangan.  Jumlah uang yang dibagikan tidak terlalu banyak, yaitu  $ 35 yang terdiri dari pecahan $1 hingga $5.  Jumlah   ini  tidak  menyulitkan anak untuk belajar menambah dan mengurangi.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Bertransaksi, yaitu memberikan uang   sesuai dengan yang diminta, dan memberikan kembalian dengan jumlah yang  pas.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Memberi.  Anak harus mau merelakan uangnya berkurang sesuai  aturan main yang berlaku.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Aturan main yang harus dipatuhi bersama yang juga menyampaikan pesan pada si kecil bahwa dimanapun dia berada, ada aturan yang harus dipatuhi.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Bergantian dan sabar menunggu giliran.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Kebersamaan, untuk mengembangkan kemampuan sosial.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Sportifitas dengan menerima kekalahannya dan kemenangan lawan.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Bahasa Inggris, jika anak mendapatkan mainan ini dalam bahasa Inggris.</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Di toko mainan, sekarang ini tersedia mainan Monopoli khusus untuk anak balita. Bentuknya lebih kecil, dengan aturan main lebih sederhana dan jumlah uang yang   sangat sedikit.  Berkisar antara $1 sampai $5, mudah dihitung oleh   anak usia 4 – 5 tahun yang sedang belajar hitungan sederhana.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sumber : Ayahbunda</span></p>
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/belajar-dari-permainan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Lagi Belajar Lagi&#8230;&#8230;&#8230;..</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/belajar-lagi-belajar-lagi/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/belajar-lagi-belajar-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 04:25:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1672</guid>
		<description><![CDATA[DNKindergarten, 11/02 Belajar..Belajar..dan belajarr,, les, les, ngaji, kata-kata itu sering terdengar dan tidak merasa aneh juga, karena kata-kata itu adalah seperti udah menjadi suatu kewajiban buat kita terutama buat anak-anak kita. Sepertinya dengan judul diatas emang terjadi dan sering terjadi pada kehidupan kita, tapi nggak mau dong anak-anak kita merasa Rumahnya seperti penjara bagi mereka, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">DNKindergarten, 11/02</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Belajar..Belajar..dan belajarr,, les, les, ngaji, kata-kata itu sering terdengar dan tidak merasa aneh juga, karena kata-kata itu adalah seperti udah menjadi suatu kewajiban buat kita terutama buat anak-anak kita.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sepertinya dengan judul diatas emang terjadi dan sering terjadi pada kehidupan kita, tapi nggak mau dong anak-anak kita merasa Rumahnya seperti penjara bagi mereka, tentunya suasana nyaman yang mereka inginkan, tentunya kita Orangtua pun menginginkan suasana rumah yang harmonis, apalagi anak-anak yang selalu tersenyun, (bukan senyum-senyum sendiri hehehe..)</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Yaa ada seoarang anak 5 tahun, yang kesehariannya udah biasa dipaksa dengan belajar..belajar dan belajar, pulang sekolah ngajii..hehehe..aduhh kapan waktu maennya yaa&#8230;</span><br />
<span style="color: #000000;"> Ah sampe anak itu merasa beban, ketika sekali keluar rumah sebentar aja, langsung deh dipanggil, musti masuk rumah, ah ibunya bilang mumpung masih kecil, jadi belajar dari sekarang masih bisa nurut.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Ya Ampun, ketika Anakku jam 1 siang dalam terlelap tidur siang, itu sianak jam segitu musti pergi ngaji, (baru 5 tahun), siang, panas, kadang kita juga orangtua berfikir, males aja keluar rumah jam segitu, apalagi anak, secara otak anak musti istirahat jam-jamnya siang..</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Intinya sungguh ngeri banget anak usia tersebut, dimana musti merasakan dunia bermain, ini malah dunianya di pake buat belajar, belajar juga les ke les&#8230;..moga kita nggak seperti itu, tapi terkadang orangtua gak sadar, bahwa si Anak udah terenggut dunia bermainnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Walupun misalnya si Anak tidak bisa tidur siang??..bukankah jam segitu bisa dimanfaatkan buat bermain, dan karena usia 5 tahun bermain adalah Belajar, bukan bermain untuk menulis, membaca, juga les ini, les itu, Apakah dengan meloncat-loncat atau bisa lewat permainan lego nah disitu bisa kita masukan bermain sambil belajar. jangan sampai si anak merasa tidak bebas di rumahnya sendiri.</span></p>
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/belajar-lagi-belajar-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sisi Negatif Hand Phone</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/sisi-negatif-hand-phone/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/sisi-negatif-hand-phone/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2012 00:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1665</guid>
		<description><![CDATA[DNKindergarten, 10/02 Zaman makin canggih dengan semakin majunya teknologi. Hampir setiap orang memiliki telepon seluler alias ponsel, dan hingga kini penggunaan HP terus meningkat pesat. Pada masyarakat modern, HP sudah menjadi sebuah kebutuhan primer, ibarat makanan dan minuman. Namun tak banyak yang mengerti, ternyata penggunaan HP itu sendiri menimbulkan radiasi yang cukup berbahaya bagi kesehatan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://www.darunnajahkindergarten.com">DNKindergarten</a>, 10/02</span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/anak_hp.jpeg" rel="lightbox[1665]" title="tk islam darunnajah | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355"><img class="alignnone size-medium wp-image-1666" title="tk islam darunnajah | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/anak_hp-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Zaman makin canggih dengan semakin majunya teknologi. Hampir setiap orang memiliki telepon seluler alias ponsel, dan hingga kini penggunaan HP terus meningkat pesat. Pada masyarakat modern, HP sudah menjadi sebuah kebutuhan primer, ibarat makanan dan minuman. Namun tak banyak yang mengerti, ternyata penggunaan HP itu sendiri menimbulkan radiasi yang cukup berbahaya bagi kesehatan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dr. Eka Putra Setiawan, Sp.T.H.T dari bagian Divisi Otologi RS Sanglah mengatakan telepon gengam diciptakan untuk memudahkan manusia berkomunikasi. Namun, kata lelaki kelahiran 15 Juni 1961 ini, banyak efek samping dari penggunaan handphone yang salah. Hal ini berkaitan dengan volume suara dan jarak dengar.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">“Semakin HP ditempelkan ke telinga, maka semakin melekat mengenai liang telinga. Efeknya semakin besar yang menyebabkan terjadi peningkatan bunyi atau resonansi,” ujar spesialis T.H.T. tamatan UGM Yogyakarta ini. Semakin lama menggunakan HP, kata Dokter Eka, maka semakin lama bunyi bising yang menyebabkan kelelahan otot. “Menggunakan HP hendaknya bergantian pada telinga kanan dan kiri. Sama halnya dengan olahraga berjalan atau lari. Semakin jauh akan terasa capek dan otot pegal. Ada masanya untuk istirahat bagi otot pendengaran,” ujarnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ia menyarankan malam hari sebaiknya HP dimatikan. Jika tetap menyala, sebaiknya diletakkan di luar kamar tidur, agar gelombang elektromagnetik tidka menyerang organ otak manusia. Lapisi HP dengan aluminium agar memroteksi gelombang elektromagnetik. “Efek samping yang ditimbulkan gelombang elektromagnetik ini, sulit tidur, pusing, telinga mendenging, dan daya tahan tubuh menurun,” jelasnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Gejala awal akan muncul keluhan mendenging. Menurut Dokter Eka, saraf di telinga tengah mengeluh memberi respon bahwa adanya gangguan. Jika cepat direspon dengan mengistirahatkan pendengaran, mungkin saja segera dapat pulih kembali. Namun, jika tidak ditangani dengan cepat, maka muncul gangguan pendengaran menetap atau tuli. Mendenging artinya kebisingan yang mengenai telinga bagian dalam. Jika tidak segera ditangani akibatnya tuli. Sementara mendengung hanya mengenai telinga luar yakni tertutupnya saluran tuba eustakhius karena perubahan tekanan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Salah satu kasus dampak negatif <em>earphone</em> dituturkan Dokter Eka. Seorang perempuan melakukan perjalanan dari Bangkok ke Jakarta. Dalam pesawat ia mengunakan <em>earphone </em>dari Bangkok hingga tiba di Jakarta selama 3 jam perjalanan. Setibanya di bandara Sukarno Hatta, ia melepas <em>earphone-</em>nya, namun ia tidak dapat mendengar suara. Malah hanya terdengar suara mendenging. Akhirnya dengan terpaksa ia harus menjalani rawat inap selama tiga hari di RS THT Jakarta. Akhirnya kondisi pendengarannya mulai membaik, namun sayang fungsi pendengarannya tidaklah sebagus sebelumnya. “Ada ketentuan jika tingkat kebisingan lebih dari 100 dB, tidak boleh terpapar lebih dari 2 jam. Lebih dari itu, genderang telinga rusak. Inilah yang dialami gadis itu,” jelasnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sebenarnya semua handphone yang beredar masih bias dkategorikan “aman” karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1,6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa orang yang merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphone-handphone yang dikategorikan “aman” tersebut. Jadi yang betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah tingkat radasinya dibawah 1 watt/kg. Maka dari itu untuk memisahkan yang “aman” dan yang “betul-betul aman”, dibuatlah tabel dibawah ini. Untuk lebih jelasnya lihat pengaruh posisi antenna terhadap resiko kanker otak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sungguh tragis mendapati bahwa handphone (HP) yang setiap hari kita pakai ternyata memiliki radiasi yang cukup mematikan dalam jangka panjang kita tidak berhati-hati menggunakannya. Yang juga mengejutkan adalah radiasi HP ternyata juga bias dipakai untuk mematangkan sebutir telur seperti microwave.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Untuk membuktikannya, dibutuhkan:</span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000000;">1 butir telur dan 2 HP. Telur diletakkan di tengah-tengah kedua HP.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">65 menit percakapan ke 2 HP tersebut.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Buktikan!!! Telur tersebut telah matang dan siap dimakan. Otak kita jg akan menjadi matang bila terus menerus ditempelkan pada HP. Otak dan telur sama-sama mengandung jumlah air dan protein.</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Mulailah panggilan antara kedua HP selama kurang lebih 65 menit</span></li>
<li><span style="color: #000000;">15 menit tidak terjadi apa-apa</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Setelah 25 menit telur mulai hangat, setelah 45 menit, buktikan sendiri!</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pada HP terdapat istilah transmitter yang mengubah suara menjadi gelombang sinusoidal kontinu yang kemudian dipancarkan keluar melalui antenna dan gelombang ini berfluktuasi melalui udara. Gelombang RF(radio frequency) inilah yang menimbulkan radiasi elektromagnetik.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Berikut beberapa penyakit dan kelainan yang berpotensi timbul karena radiasi HP:</span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><span style="color: #000000;">Kanker</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Tumor otak</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Alzheimer</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Parkinson</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Fatigue (terlalu capai)</span></li>
<li><span style="color: #000000;">Sakit kepala</span></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Tips Mengurangi Efek Radiasi Ponsel</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">1. Gunakan headset atau headphone nirkabel (wireless) dengan emitor bluetooth berdaya rendah.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">2. Usahakan menjauhkan ponsel setidaknya 1 inci/2,5 cm dari tubuh Anda.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">3. Jangan terlalu sering meletakan hp dekat ginjal, jantung dan kantung celana. bila ponsel melekat seharian di tubuh Anda, letakkan dengan layar menghadap ke dalam. Bila tak digunakan sebaiknya taruh di tas atau dompet.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">4. Bila memungkinkan, gunakan ponsel dalam kondisi sinyal terkuat. Semakin lemah sinyal, semakin banyak frekuensi radio yang digunakan agar bisa terhubung.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">5. Kirim SMS saja ketimbang menelepon bila memungkinkan. Radiasi SMS lebih rendah ketimbang berbicara. Mengirim SMS juga menjauhkan radiasi dari kepala Anda.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">6. Jangan simpan ponsel di bawah bantal. Meletakkan ponsel di bawah bantal saat tidur akan mendekatkannya dengan kepala sehingga otak akan terpapar radiasi sepanjang malam.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">7. Jauhkan ponsel dari bayi dan jauh dari perut jika Anda tengah hamil. Otak janin dan bayi paling rentan terhadap radiasi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">8. Bacalah petunjuk pengguna untuk mengetahui rincian lebih lanjut dan tindakan pencegahan dari bahaya radiasi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">9. Kurangi menelpon menggunakan HP dalam gedung.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">10. Gunakan <em>casing</em> (tutup) antiradiasi</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Berbagai produk untuk mengurangi radiasi ponsel banyak ditawarkan di pasaran, mulai dari stiker antiradiasi hingga casing khusus untuk ponsel cerdas yang radiasinya cukup tinggi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Radiasi yang ditimbulkan oleh ponsel, daya rusaknya tidak sebesar radiasi yang ditimbulkan oleh radioaktif. Tapi, perlu kita pertimbangkan juga bahwa sekecil apapun efek yang kita terima, kalau mengenai secara terus menerus, akan mengakibatkan gangguan yang dahsyat juga nantinya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/sisi-negatif-hand-phone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hilangi Gengsi Pada Anak</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hilangi-gengsi-pada-anak/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hilangi-gengsi-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 10:00:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1660</guid>
		<description><![CDATA[DNkindergarten, 07/02 Menjadi Orangtua bukan berarti selalu benar. Tak jarang Orang tua melakukan kesalahan kepada anak, sehingga membuat hubungan terganggu terhadap anak. Masih banyak Orangtua yang merasa benar dengan sendirinya, padahal belum tentu benar menurut anak, dan sering kita tidak menyadari pentingnya Minta maaf terhadap anak2 kita, berikut tips jitu bagaimana minta maaf terhadap anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.darunnajahkindergarten.com">DNkindergarten</a>, 07/02</p>
<p><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/unduhan-1.jpg" rel="lightbox[1660]" title="darunnajahkindergarten, ulujami jakarta | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355"><img class="size-full wp-image-1661 aligncenter" title="darunnajahkindergarten, ulujami jakarta | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/unduhan-1.jpg" alt="" width="275" height="183" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menjadi Orangtua bukan berarti selalu benar. Tak jarang Orang tua melakukan kesalahan kepada anak, sehingga membuat hubungan terganggu terhadap anak. Masih banyak Orangtua yang merasa benar dengan sendirinya, padahal belum tentu benar menurut anak, dan sering kita tidak menyadari pentingnya Minta maaf terhadap anak2 kita, berikut tips jitu bagaimana minta maaf terhadap anak kita tanpa mengurangi wibawa sebagai Orangtua :</span></p>
<div></div>
<p><span style="color: #000000;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Mengaku bersalah</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">*** Sadari bahwa anda telah membuat kesalahan, dan akui itu padanya. Inilah salah satu faktor penting dalam meminta maaf. Tak jarang ini sulit dilakukan, karena orangtua merasa gengsi. Lupakan gengsi, kalau memang tak ingin masalah terus berlarut.</span></p>
<div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Tulus</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">*** Ketika meminta maaf, anda harus tulus. Anak akan gampang mengetahui ketika anda membohonginya tentang hal ini. berilah Maaf yang serius.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Tenang</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">*** Meminta maaf dalam keadaan emosi akan percuma. Kalau anda belum bisa bersikap tenang, katakan padanya bahwa anda butuh waktu untuk sendiri, sebelum melanjutkan pembicaraan dengannya. Kemudian, pikirkan apa yang terjadi dan apa penyebabnya agar pikiran jadi tenang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Tepat sasaran</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">*** Katakan permintaan maaf anda secara langsung dan dalam kalimat yang tidak berbelit-belit. Ingat, yang dimintakan maaf adalah sikap anda yang baru saja terjadi, bukan kepribadian anda. Misalnya, mintalah maaf atas kemarahan dan ucapan anda yang kasar, bukan atas kepribadian yang emosional.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Jangan menyalahkan</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">*** Jangan balik menyalahkan anak hanya untuk membenarkan sikap anda. Misalnya, dengan mengatakan bahwa seandainya ia tidak malas, anda tidak akan marah terus padanya. Ini sama saja dengan tidak meminta maaf, melainkan justru menyalahkannya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Meminta maaf</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">*** Mengatakan bahwa anda bersalah dan bertanya apakah ia mau memaafkannya akan mempermudah untuk mengungkapkan penyesalan, sekaligus membuat anak belajar memahami cara memperbaiki hubungan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Evaluasi</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong></strong>*** Bersama anak, lihat kembali bagaimana anda bisa menyelesaikan masalah itu dengan baik, dan sepakati cara yang akan dilakukan bila masalah yang sama terjadi lagi nanti.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Lupakan</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong></strong>*** Bagaimanapun juga, anda hanya seorang manusia, yang tentu tidak sempurna dan bisa berbuat salah. Namun, jangan terus berkutat pada rasa bersalah. Setelah meminta maaf pada anak, lupakan masalah tersebut dan berusahalah untuk tidak mengulanginya lagi, sama seperti ketika memintanya tidak mengulang kesalahan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Jangan berlebihan</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">*** Berlebihan dan selalu meminta maaf, bahkan untuk hal-hal yang sangat sepele, justru akan membuat anda kehilangan wibawa. Mintalah maaf karena anda memang bersalah, bukan karena ingin berusaha menerapkan disiplin atau hukuman yang terbilang wajar, atas kesalahannya.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<div><span style="color: #000000;">Tapi sering juga Reaksi dan cara menghadapi suatu masalah berbeda-beda pada setiap anak. Ada yang mudah memaafkan , tapi ada pula yang tidak, sehingga menimbulkan dampak dalam jangka waktu lama, misalnya:</span></div>
<div style="text-align: justify;">
<p><span style="color: #000000;">1. Anak kehilangan kepercayaan pada orang tua maupun orang lain</span><br />
<span style="color: #000000;">2. Anak kurang mamiliki kepercayaan diri</span><br />
<span style="color: #000000;">3. Anak tidak dapat mengendalikan diri atau emosi.</span><br />
<span style="color: #000000;">4. Anak merasa sedih, tersisih, tersinggung dan lainnya.</span><br />
<span style="color: #000000;">5. Anak merasa tidak diperhatikan dan tidak dihargai perasaannya.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div>
<div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Maukah Anak kita seperti dampak diatas&#8230;.??? berpandai &#8211; pandailah meminta maaf dan tingglsi gengsi mu&#8230;.</span></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">sumber : dunia ,anak</span></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
</div>
</div>
</div>
<div></div>
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hilangi-gengsi-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Karyaku</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hasil-kryaku/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hasil-kryaku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 00:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1654</guid>
		<description><![CDATA[DNKindergarten,04/02 www.darunnajahkindergarten.com Serunya&#8230;beraksi di depan kamera. TK Islam Darunnajah membuat kamera unik untuk mengabadika moment penting.hehehe Mau tau cara membuatnya&#8230;??? Terbuat dari kotak kardus yang sudah dibungkus rapi, dilubangi bentuk persegi panjang. Sediakan potongan styrofoam bentuk lingkaran sebanyak 2 buah dengan ukuran yang berbeda. Kemudian tempelkan pada sisi kotak tersebut. Bagian teratas kotak beri tombol [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">DNKindergarten,04/02</span></p>
<p><span style="color: #000000;"><a href="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG00191-20120201-1257.jpg"><span style="color: #000000;" rel="lightbox[1654]" title="tk islam darunnajah | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355"><img class="size-medium wp-image-1655 aligncenter" title="tk islam darunnajah | www.darunnajahkindergarten.com | 02171502355" src="http://darunnajahkindergarten.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG00191-20120201-1257-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></span></a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a title="tk islam, tk islam darunnajah, darunnajah kindergarten, kindergarten, raudhatul athfal" href="http://www.darunnajahkindergarten.com">www.darunnajahkindergarten.com</a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Serunya&#8230;beraksi di depan kamera. TK Islam Darunnajah membuat kamera unik untuk mengabadika moment penting.hehehe</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Mau tau cara membuatnya&#8230;???</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Terbuat dari kotak kardus yang sudah dibungkus rapi, dilubangi bentuk persegi panjang. Sediakan potongan styrofoam bentuk lingkaran sebanyak 2 buah dengan ukuran yang berbeda. Kemudian tempelkan pada sisi kotak tersebut. Bagian teratas kotak beri tombol kecil dan terakhir beri tali pita.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Silahkan mencoba&#8230;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">(sita,ababiel28@yahoo.com)</span></p>
<p>&nbsp;<!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/hasil-kryaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsumsi Yang Baik Untuk Ibu Hamil</title>
		<link>http://darunnajahkindergarten.com/2012/konsumsi-ikan-baik-untuk-ibu-hamil/</link>
		<comments>http://darunnajahkindergarten.com/2012/konsumsi-ikan-baik-untuk-ibu-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 15:12:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>master</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darunnajahkindergarten.com/?p=1649</guid>
		<description><![CDATA[DNKindergarten, 03/02 Ibu hamil yang banyak makan ikan memiliki kemungkinan lebih besar memiliki anak cerdas dan pandai bergaul. Suatu penelitian yang dibiayai Uni Eropa mengemukakan ibu hamil yang banyak makan tuna, sarden dan salmon akan melahirkan bayi yang punya kemampuan bagus dalam berbagai tes keterampilan dan kecerdasan. Para peneliti Spanyol memeriksa dua ribu perempuan pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">DNKindergarten, 03/02</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ibu hamil yang banyak makan ikan memiliki kemungkinan lebih besar memiliki anak cerdas dan pandai bergaul. Suatu penelitian yang dibiayai Uni Eropa mengemukakan ibu hamil yang banyak makan tuna, sarden dan salmon akan melahirkan bayi yang punya kemampuan bagus dalam berbagai tes keterampilan dan kecerdasan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Para peneliti Spanyol memeriksa dua ribu perempuan pada kehamilan pekan ke-20 dan setelah mereka melahirkan. Para ibu itu ditanyai soal makanan dan mereka menjalani tes darah untuk mengetahui tingkat omega-3 dan omega-6. Bayi mereka dites kecerdasan verbal dan keterampilan motorik serta kemampuan bersosialisasi.  Ternyata, ibu yang mengkonsumsi ikan-ikan tersebut saat hamil, punya anak yang nilai tesnya tinggi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Para peneliti dari University of Granada menyimpulkan bahwa Omega-3 membantu perkembangan otak dan mata janin. Hasil penelitian yang dimuat American Journal of Clinical Nutrition juga mengemukakan Omega-3 mengandung DHA yang merupakan komponen utama sel otak dan membran.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">&#8220;Jumlah DHA yang dikirimkan ke janin lewat plasenta mungkin merupakan hal sangat penting dalam perkembangan janin,&#8221; ungkap penelitian tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Namun, penelitian itu juga menyimpulkan bahwa terlalu banyak makan ikan-ikan tersebut juga dapat memberi dampak buruk pada perkembangan bayi. Menurut para ahli, sangat penting bagi calon ibu untuk menyeimbangkan makanan jika mereka ingin memperbanyak asupan Omega-3.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ibu hamil harus selalu menjaga pola makan sehat dan makan makanan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan bayi yang dikandungnya. Makanan yang bermanfaat bagi wanita hamil terutama meliputi buah-buahan, sayuran, daging, produk susu, dan sebagainya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">1. Sayuran dan buah-buahan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Penyerapan serat tinggi dapat meningkatkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit saat buang air besar. Perlu untuk selalu mengonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C. Seperti diketahui, vitamin C memainkan peran penting dalam meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh manusia. Ketika sedang hamil, wanita harus bisa senantiasa meningkatkan kekebalan tubuhnya, demi menjaga agar janin tetap sehat. Oleh karena itu, bagi ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi kubis, brokoli, apel, jeruk, dan buah-buahan lainnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">2. Daging kaya zat besi dan protein.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menurut dokter, ibu hamil harus melengkapi 27 miligram zat besi setiap hari. Selain daging, makanan lain seperti hati hewan dan kacang kedelai juga mengandung zat besi berlimpah. Namun, yang harus diperhatikan disini adalah, daging dan hati harus dimasak dengan matang untuk membunuh bakteri dan virus.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">3. Mineral kalsium.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Wanita membutuhkan kalsium yang cukup untuk meningkatkan tulang dan mencegah osteoporosis. Banyak ibu hamil terganggu oleh masalah tulang. Sebagai contoh, struktur tulang akan menjadi rapuh sehingga menyebabkan fraktur (patah tulang).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">4. Asam folat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Makanan yang mengandung asam folat juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh ibu hamil. Asam folat tidak hanya dapat mencegah anemia bagi perempuan tetapi juga mempercepat pengembangan sistem saraf untuk janin. Menurut penelitian medis, asam folat berlimpah terkandung dalam makanan vegetarian dan hewani. Ibu hamil dapat mengonsumsi sayuran hijau dan hati hewan untuk suplemen asam folat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jenis makanan tersebut terbukti dapat memberikan banyak nutrisi penting bagi ibu hamil dan sangat sangat membantu dalam mendukung kegiatan fisik sang ibu maupun janin.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Selain faktor makanan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah, mereka juga harus menghentikan kebiasaan buruk seperti minum alkohol dan merokok untuk memberikan perlindungan sepenuhnya kepada janin.</span></p>
<div style="text-align: justify;"></div>
<p><!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darunnajahkindergarten.com/2012/konsumsi-ikan-baik-untuk-ibu-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

