| Napak Tilas Perjalanan Nabi Ibrahim |
| Ditulis Oleh Administrator | |||
| Tuesday, 18 November 2008 | |||
|
Napak Tilas Perjalanan Nabi Ibrahim, Nabi Isma'il dan Siti Hajar Nabi Ibrahim sebagai sebagai manusia pilihan (khalilullah) telah menjalani perjuangan hidp yang panjang, berindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Memang sulit dibayangkan untuk ukuran zaman sekarang, zaman teknologi cangggih. Perpindahan dari Irak ke Mesir, ke Arab. ke Palestina, dan kembali ke Arab. Memang sulir dibayangkan.
Beberapa prasasti peninggalan masih dapat disaksikan hingga sekang. Setiap jamaah haji pasti napak tilas beberapa tempat penting ini:
Sumur Zamzam; Ketika bayi Ismail kehausan minta minum, ibunya (Siti Hajar) mencari air lari kesana ke mari, ke Bukit Shafa, ke Bukit Marwah sampai 7 kali. Akhirnya di dapatinya di bawah kaki Isma'il mata air memancar, yang sekarang dikenal dengan nama Sumur Zamzam
Muzdalifah Setelah sekian tahun berpisah Nabi Ibrahim AS bertemu anaknya Isma'il dan Siti Hajar di Arafah (25 km dari Makkah).
Muzdalifah Dalam perjalanan menuju Makkah, pada malam tanggal 8 Dzulhijjah; Nabi Ibrahim AS, Isma'il dan Siti Hajar bermalam di Muzdalifah (12 km dari Makkah), Nabi Ibrahim AS bermimpi, mendapat perintah untuk menyembelih Isma'il.
Jumrah Pada malam tanggal 9 Dzulhijjah, mimpi itu diulang lagi dan besuk paginya Nabi Ibrahim AS melaksanakan perintah itu Ketika Nabi Ibrahim AS hendak melaksanakan niatnya untuk menyembelih Isma'il, di tempat ini (Jumrah Ula) dicegat syaitan, dan membujuk Nabi Ibrahim AS agar membatalkan niatnya, maka Nabi Ibrahim AS melempar syaitan itu. Di tempat ke dua (Jumrah Wustha) demikian pula. Begitu juga di tempat ke tiga (Jumrah Aqabah)
Ka'bah
|
|||
| Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 18 November 2008 ) | |||